Tampilkan postingan dengan label Obyek Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obyek Wisata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juli 2013

Rafting di Pandan Sari Batang

Rafting atau Arung Jeram ini berada di desa Pandan Sari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Salah satu terobosan wisata baru untuk memanfaatkan suber daya alam yang ada di kota Batang. Dengan perlengkapan alakadarnya, yaitu ban dan pelampung serta helm dengan stok terbatas, Namun arung jeram ini mengasyikan lhoo… Gak kalah juga panorama disekitar kawasan arung jeram ini.
Menurut narasumber/pengelola dari wisata arung jeram(Etom Adventure Team), arung jeram ini sudah ada sejak 4bulan yang lalu yaitu sekitar bulan Maret 2013, lalu mulai dikenal oleh public dan mulai ramai pada bulan Mei, setelah para pengelola mempromosikannya di jejaring social seperti facebook.
Biaya untuk menikmati wisata ini mulai dari Rp. 15.000/org sampai Rp. 35.000/org. Tergantung paketan yang diambil.
Berikut jenis paketan, biaya dan fasilitas.
Paket A (Rp. 35.000/org) : Ban, Pelampung, Transport dan Makan.
Paket B (Rp. 20.000/org) : Ban, Pelampung dan Tansport.
Paket C (Rp. 15.000/org) : Ban dan Pelampung.

Arung jeram ini hanya dapat menampung 10orang/jalan. Dalam artian, tiap 1 kelompok maksimal 10orang yang dapat melakukan arung jeram ini secara bersama’an dikarenakan perlengkapan ban dan pelampung yang terbatas. Jika kalian datang pagi hari, kalian bisa request pada pengelola untuk mengatur debit air yang ada, dengan arus kecil, sedang, atau besar? 

#Seri Petualangan.
Minggu, 30 Juni 2013. Saya dan teman-teman saya dari Grub Facebook Batang Berkembang yang hobi mbolang dan menggali potensi yang ada di kota Batang ini, mencoba untuk bermain Rafting di desa Pandan Sari tersebut, Sebelumnya kami sudah menghubungi salah satu CP dari pengelola, sehingga para pengelola dapat mempersiapkan perlengkapannya, mengingat tidak tiap hari ada wisatawan yang datang ke tempat itu.
Setelah sampai dilokasi, kami memakai perlengkapan yang ada dan melakukan pemanasan di sungai tersebut.
Lalu perjalanan rafting dimulai, satu per satu teman saya mulai jalan dengan ban masing-masing dan mengikuti arus yang ada, Sesekali perjalanan kita terhambat oleh batu batu yang berada disungai tersebut.
1 alur sungai telah selesai, melanjutkan perjalanan dengan menaiki angkutan (transportasi) yang sudah disediakan dari sana sesuai dengan paketan yang kita pilih.
Alur sungai yang ke 2. Ban disusun dan dirangkai sedemikian rupa oleh para pengelola.
Saling sambung menyambung menjadi satu, disini mengandalkan kekompakan tim, gak boleh saling egois.
Sebelumnya, pihak pengelola memberikan intruksi tentang teknis dan cara main yang benar.
Perjalanan di atas air dimulai... meluncur mengikuti arus sungai yang ada. Bener-bener menyenangkan.. :) 
Sesekali,terpaksa kita harus menghentikan perjalanan ketika ada jembatan yang tidak memungkinkan untuk dilewati, atau karena ada saluran air untuk warga setempat,.
Terakhir kalinya, adegan yang paling menantang adalah melewati aliran sungai yang seperti air terjun ini. Meskipun gak terlalu tinggi, tapi cukup menantang lho..
Selamat Mencoba…
:)
 

with :
www.grupbatang.org






Telaga Sarangan

Petualangan baru di kota orang, di kaki Gunung Lawu, Desa Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
        (Sabtu, 6 Juli 2013). Kita berenam melakukan perjalanan menuju salah satu basecamp pendakian lawu yang berada di jalur pendakian Cemoro Sewu, Sebenarnya saya juga gak paham, apa tujuan sebenarnya perjalanan ini. Menyusul teman-teman mendaki ke Lawu kah? Menjenguk teman-teman di basecamp kah? Ataukah hanya sekedar jalan-jalan saja. 
           Berangkat pukul 19.30 WIB dari semarang, Kita berenam melakukan perjalanan berboncengan menaiki sepeda motor. Saya tidak terlalu paham dengan rute mana yang ditempuh menuju ke sana, karena saya hanya sekedar mbonceng saja. Perjalan melalui rute-rute baru yang menurut mereka lebih dekat, namun menjadi semakin jauh karena belum pernah melewati jalur tersebut. Hanya mengandalkan GPS dan insting saja. Itulah Kebahagian tersendiri bagi kita untuk berpetualang di jalan raya. Ngebut dengan kecepatan maksimum, saling selip satu sama lain, namun masih saling beriringan. Sesekali kami mampir di pom bensin dan minimarket untuk sekedar beristirahat dan mampir ke toilet. Beberapa kali juga mampir di warung yang berada di pinggir jalan untuk mengisi perut. Sesampainya disana pukul 2 dinihari.
         (Minggu, 7 Juli 2013). Kami menginap di basecamp yang ditinggali teman-teman yang mendaki ke lawu, dan sepertinya kondisi yang tidak memungkinkan pula untuk kita nyusul mereka ke puncak lawu. Pagi harinya kita langsung menuju Telaga Sarangan yang tak jauh dari basecamp tersebut, untuk menikmati sunrice disana. Bener-bener pemandangan yang indah. Duduk-duduk dipinggir danau sambil menikmati segelas teh anget dan gorengan, ngobrol dan saling curhat, begitulah kami menghabiskan waktu disana. Setelah itu saya dan salah satu teman saya jalan kaki mengitari telaga sarangan tersebut, kira-kira sekitar 4 km.
Dilanjutkan dengan menikmati sate kelinci dengan harga terjangkau 10.000rb/porsi.
Sebelum perjalan pulang, kami juga tak melewatkan untuk naik speedboat mengelilingi telaga sarangan. Rp. 50.000/putaran dengan kapasitas 4-5orang.
Terlalu bahagia menikmati liburan di akhir pekan ini sampai sampai saya dan ke 2 teman saya lupa akan kewajiban masing-masing. BESOK MASIH UAS…!!! Oh tidak,…..!!! dan kami sampai di Semarang kembali pukul 06.30 WIB, dan itu sudah hari Senin, 8 Juli 2013. Semalam belum sempat tidur nyenyak karena perjalanan pulang, belum sempat belajar untuk UAS nanti pukul 13.00 WIB dengan mata kuliah Evaluasi PHB dan Gelombang Optik. CETAAARRRR MEMBAHANAA BADAII……!!!!